cropped-cropped-cropped-cropped-PHOTO-PROFILE-ROBOTINDO-1.png

Mengenal JETFLO Aero Mechanical Conveyor untuk Transfer Powder dan Granul

Dalam proses produksi industri, pemindahan material dari satu tahap ke tahap berikutnya menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasional. Material berbentuk serbuk (powder) dan butiran (granul) membutuhkan sistem transfer yang sesuai agar proses produksi dapat berjalan secara efisien dan terkontrol.

Dalam proses produksi industri, pemindahan material dari satu tahap ke tahap berikutnya menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasional. Material berbentuk serbuk (powder) dan butiran (granul) membutuhkan sistem transfer yang sesuai agar proses produksi dapat berjalan secara efisien dan terkontrol.

Melalui JETFLO Aero Mechanical Conveyor, Dissindo memperkenalkan solusi transfer powder dan granul yang dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan penanganan material industri.

1. Apa Itu Aero Mechanical Conveyor?

Aero Mechanical Conveyor merupakan sistem conveyor yang digunakan untuk memindahkan material curah, khususnya material berbentuk powder dan granul, melalui saluran tertutup.

Berbeda dengan sistem conveyor terbuka, teknologi ini menggunakan mekanisme pemindahan material di dalam tube sehingga aliran material dapat diarahkan dari titik pemasukan menuju titik pengeluaran.

Sistem ini dapat menjadi pilihan bagi industri yang membutuhkan pemindahan material antartahap produksi dengan mempertimbangkan karakteristik material, kapasitas, serta tata letak fasilitas.

2. Mengenal JETFLO dari Dissindo

JETFLO Aero Mechanical Conveyor merupakan solusi transfer material powder dan granul yang diperkenalkan oleh Dissindo untuk mendukung kebutuhan penanganan material dalam proses industri.

JETFLO menggunakan mekanisme rope and disc di dalam tube tertutup untuk memindahkan material dari titik pemasukan (feed) menuju titik pengeluaran (discharge).

Sistem ini dapat dipertimbangkan untuk berbagai jenis material powder dan granul. Namun, kesesuaian penerapannya perlu ditentukan berdasarkan karakteristik material yang akan dipindahkan.

Dengan desain yang compact dan fleksibel, JETFLO dapat disesuaikan dengan kebutuhan layout dan alur produksi di fasilitas industri.

3. Bagaimana Cara Kerja JETFLO?

Cara kerja JETFLO didasarkan pada mekanisme rope and disc, yaitu rangkaian tali dan cakram yang bergerak di dalam tube tertutup.

Secara umum, proses transfer material berlangsung melalui tahapan berikut.

Secara umum, proses transfer material berlangsung melalui tahapan berikut.

Material powder atau granul dimasukkan melalui titik pemasukan yang terhubung dengan sistem conveyor.

Material powder atau granul dimasukkan melalui titik pemasukan yang terhubung dengan sistem conveyor.

Rangkaian rope dan disc bergerak di dalam tube untuk membantu membawa material sepanjang jalur transfer.

Rangkaian rope dan disc bergerak di dalam tube untuk membantu membawa material sepanjang jalur transfer.

Material dipindahkan menuju titik pengeluaran sesuai konfigurasi sistem yang digunakan.

Material dipindahkan menuju titik pengeluaran sesuai konfigurasi sistem yang digunakan.

Setelah keluar dari discharge, material dapat diarahkan ke peralatan atau tahapan produksi selanjutnya.

Mekanisme tersebut memungkinkan proses transfer berlangsung tanpa membutuhkan suplai udara bertekanan sebagai tenaga penggerak utama.

Material dipindahkan menuju titik pengeluaran sesuai konfigurasi sistem yang digunakan.

JETFLO memiliki sejumlah karakteristik yang dapat menjadi pertimbangan dalam pemilihan sistem transfer material industri.

Material dipindahkan menuju titik pengeluaran sesuai konfigurasi sistem yang digunakan.

JETFLO menggunakan mekanisme transfer mekanis sehingga tidak memerlukan suplai udara bertekanan seperti pada sistem pneumatic conveying tertentu.

Penggunaan Daya Motor Relatif Kecil

Sistem JETFLO dirancang dengan kebutuhan daya motor yang relatif kecil. Kebutuhan daya aktual tetap bergantung pada konfigurasi sistem dan kondisi operasional.

Sistem JETFLO dirancang dengan kebutuhan daya motor yang relatif kecil. Kebutuhan daya aktual tetap bergantung pada konfigurasi sistem dan kondisi operasional.

JETFLO memiliki kapasitas transfer hingga 18 ton per jam, bergantung pada bulk density, karakteristik material, dan konfigurasi sistem yang digunakan.

Desain Compact dan Fleksibel

Desain JETFLO dapat disesuaikan dengan layout fasilitas produksi, sehingga dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan transfer material dengan keterbatasan ruang tertentu.

Perawatan Relatif Sederhana

Mekanisme sistem yang relatif sederhana dapat mendukung kemudahan perawatan. Pemeriksaan komponen dan pemeliharaan berkala tetap diperlukan agar peralatan beroperasi dengan baik.

Mekanisme sistem yang relatif sederhana dapat mendukung kemudahan perawatan. Pemeriksaan komponen dan pemeliharaan berkala tetap diperlukan agar peralatan beroperasi dengan baik.

Kebutuhan transfer powder dan granul dapat ditemukan pada berbagai sektor industri.

Kebutuhan transfer powder dan granul dapat ditemukan pada berbagai sektor industri.

Sistem transfer material digunakan untuk memindahkan bahan berbentuk serbuk atau butiran pada berbagai tahapan produksi makanan dan minuman.

Kebutuhan transfer powder dan granul dapat ditemukan pada berbagai sektor industri.

Dalam proses produksi pupuk, sistem conveyor dapat membantu memindahkan material granular menuju tahapan pengolahan atau pengemasan.

Kebutuhan transfer powder dan granul dapat ditemukan pada berbagai sektor industri.

Material berbentuk granul atau pellet memerlukan sistem pemindahan yang sesuai untuk mendukung alur produksi.

Kebutuhan transfer powder dan granul dapat ditemukan pada berbagai sektor industri.

Material berbentuk serbuk banyak digunakan dalam proses produksi semen dan berbagai bahan bangunan.

Kebutuhan transfer powder dan granul dapat ditemukan pada berbagai sektor industri.

Sistem powder handling berperan dalam pemindahan bahan baku berbentuk serbuk maupun granul. Penerapannya harus mempertimbangkan persyaratan kebersihan, keamanan, dan karakteristik material.

Penggunaan JETFLO pada masing-masing sektor tetap memerlukan evaluasi teknis untuk memastikan kesesuaian sistem.

Kebutuhan transfer powder dan granul dapat ditemukan pada berbagai sektor industri.

Kebutuhan transfer powder dan granul dapat ditemukan pada berbagai sektor industri.

Kebutuhan transfer powder dan granul dapat ditemukan pada berbagai sektor industri.

Menggunakan mekanisme rope dan disc di dalam tube tertutup untuk memindahkan material powder dan granul.

Screw Conveyor

Menggunakan putaran ulir untuk memindahkan material melalui saluran atau housing. Teknologi ini umum dipertimbangkan untuk kebutuhan pemindahan material curah.

Menggunakan putaran ulir untuk memindahkan material melalui saluran atau housing. Teknologi ini umum dipertimbangkan untuk kebutuhan pemindahan material curah.

Menggunakan sabuk berjalan untuk membawa material dari satu titik ke titik lainnya. Penerapannya bergantung pada jenis material dan konfigurasi lintasan.

Menggunakan sabuk berjalan untuk membawa material dari satu titik ke titik lainnya. Penerapannya bergantung pada jenis material dan konfigurasi lintasan.

Menggunakan aliran udara atau gas sebagai media pengangkut material melalui jaringan pipa.

Tidak ada satu jenis conveyor yang selalu menjadi pilihan terbaik untuk seluruh kebutuhan industri. Pemilihan teknologi harus mempertimbangkan karakteristik material, kebutuhan proses, dan kondisi fasilitas.

7. Cara Memilih Sistem Transfer Material yang Tepat

Sebelum menentukan sistem transfer powder dan granul, perusahaan perlu mengevaluasi beberapa faktor.

Karakteristik Material dan Bulk Density

Ukuran partikel, sifat aliran, kecenderungan menggumpal, dan bulk density dapat memengaruhi pemilihan sistem conveyor.

Target Kapasitas dan Jarak Transfer

Kapasitas produksi yang dibutuhkan serta jarak antara titik pemasukan dan pengeluaran menjadi pertimbangan penting dalam perancangan sistem.

Kapasitas produksi yang dibutuhkan serta jarak antara titik pemasukan dan pengeluaran menjadi pertimbangan penting dalam perancangan sistem.

Kondisi ruang, jalur perpindahan material, serta integrasi dengan mesin produksi perlu diperhitungkan agar sistem dapat bekerja sesuai kebutuhan operasional.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, perusahaan dapat menentukan konfigurasi sistem transfer yang lebih sesuai.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, perusahaan dapat menentukan konfigurasi sistem transfer yang lebih sesuai.

Pemilihan sistem conveyor yang tepat merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran proses produksi.

Melalui mekanisme rope dan disc, desain compact, serta fleksibilitas konfigurasi, JETFLO Aero Mechanical Conveyor dapat menjadi salah satu solusi untuk kebutuhan transfer material powder dan granul di berbagai sektor industri.

Namun, penerapan yang optimal tetap membutuhkan penyesuaian berdasarkan karakter material, kapasitas, dan layout fasilitas produksi.

Konsultasikan Kebutuhan Transfer Material Anda

Sedang mencari sistem transfer powder dan granul untuk kebutuhan industri?

Konsultasikan kebutuhan produksi Anda bersama tim Dissindo untuk menentukan konfigurasi JETFLO Aero Mechanical Conveyor yang sesuai dengan karakter material, kapasitas, dan layout pabrik.

Hubungi Tim Dissindo untuk Konsultasi